Friday, 26 December 2014

LAPORAN
PENDIDIKAN  SISTEM GANDA PADA
KANTOR BPJS
KESEHATAN CABANG PALOPO
                                                              






OLEH:


                       NAMA            : RINUS MENOK SARA’
                       NISN             :  9972952865
       P.KEAHLIAN :  REKAYASA PERANGKAT LUNAK









SMK KRISTEN PALOPO
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)
KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG PALOPO




OLEH:


NAMA              : RINUS MENOK SARA’
NIS                  : 9972952865
P. KEAHLIAN  : REKAYASA PERANGKAT LUNAK




Di Sahkan Dan Disetujui Oleh:






           Pimpinan Kantor,                                  Pembimbing  Lapongan



               NPP.02968   
                                           
AYU BUDI MURSINTAWATI                      DAHNIAR HASYIM
 NPP.03040 









HALAMAN PENGESAHAN

Laporan Ini Di Sampaikan Untuk Memenuhi Persyaratan
Penyelesaian Pendidikan Sistem Ganda SMK Kristen Palopo
Tahun Pelajaran 2014/2015


                                              




OLEH:

NAMA              : RINUS MENOK SARA’
NIS                  : 9972952865
P. KEAHLIAN  : REKAYASA PERANGKAT LUNAK



Disahkan dan di setujui oleh:


     Kepala sekolah,                                           Pembimbing,




       Dra.YOSPIN PATAYANG.M.PD                       
       NIP .196210121988112002                       NIP:





KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan hasil pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG )
                   Penyusunan laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini adalah salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun diklat 2014/2015 dan laporan ini juga sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan menyelasaikan praktek kerja industri di KANTOR BPJS KESEHATAN Cabang PALOPO
                 Laporan ini dapat terbuat dan di selesaikan dengan adanya bantuan dari pihak pembimbing materi maupun teknis, oleh karena itu penulis mengucapkan banyak terima kasih Khususnya kepada,

·         Ibu Dra.Yospin Patayang.M.Pd  sebagai Kepala Sekolah SMK KRISTEN      PALOPO.
·         Ibu Ayu Budi Mursintawati selaku Pimpinan Di kantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo yang telah memberikan penulis kesempatan untuk melakukan  PSG di Kantor  Kesehatan Cabang Palopo
·         Ibu  Dahniar Hasyim selaku Pembimbing Dikantor BPJS Kesehatan
·         Ibu Titin Takin Allo Dan Ibu Oktaviani Manda selaku pembimbing selama melakukan kegiatan/Pekerjaan Dikantor BPJS Kesehatan Khusus nya di Bagian Staf Kepesertaan.
·         Ibu Yonita.A.kasih,S.kom Selaku ketua Jurusan Saya Di Sekolah SMK Kristen Palopo
·         Bapak Tomas selaku Pembimbing Disekolah SMK Kristen Palopo
·         Orang Tua/ Wali yang telah memberikan dukungan baik secara moral maupun Spiritual.
·         Seluruh Guru-guru dan Teman-temanku Di SMK Kristen Palopo.
·         Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu yang senantiasa selalu membantu penulis, sehingga penulis dapat melanjutkan penulisan ini hingga selesai pada akhirnya.

       Meskipun penulis telah berusaha dengan sebaik-baiknya dalam menyusun laporan ini, namun penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan, baik dari sistematika maupun susunan kalimatnya. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.





Palopo 01 September 2014
Penyusun
  Rinus menok Sara’


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI
HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Praktek Kerja Industri (Prakerin)
B.    Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
C.    Tujuan Pembuatan Laporan Praktek Kerja Industri(Prakern)
D.   Batasan Masalah
E.    Tempat Dan Waktu

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN

A.   Sejarah Umum Perusahaan
B.    Visi Dan Misi Perusahaan
C.    Sturuktur Organisasi Perusahaan

BAB III LAPORAN KEGIATAN
A.   Pelaksanaan Kegiatan
B.    Hasil Kegiatan

BAB IV PENUTUP
A.   KESIMPULAN
B.    SARAN

        BAB V LAMPIRAN
·        Daftar Hadir Peserta
·        Daftar Kegiatan PSG
·        Gambar






BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan kejuruan di Indonesia telah beberapa kali berganti nama yang kemudian saat ini disebut Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMKmerupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan SDM yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan keahlian.

           Lulusan SMKdiharapkan dapat mengembangkan diri apabila terjun dalam dunia kerja. Pendidikan SMK itu sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan peserta didik untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, serta menyiapkan peserta didik untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional.SMK mempunyai dua kelebihan bila dibandingkan dengan SMA,
Ø  pertama lulusan dari institusi ini dapat mengisi peluang kerja pada dunia usaha/Industri, karena terkait dengan satu sertifikat yang dimiliki oleh lulusan melalui uji kemampuan kompetensi. Dengan sertifikat tersebut mereka mempunyai peluang untuk bekerja.
Ø  Kedua, lulusan SMK dapat untukmelanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sepanjang lulusantersebut memenuhi persyaratan baik nilai maupun program studi kejuruansesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan.

               Salah satu konsepsi pada pendidikan kejuruan adalah system magang bagi peserta didik SMK. Di Jerman sistem ini disebut dual system, di Australia disebut dengan Appretice System, di Indonesia sistem magang khususnya pada SMK operasionalnya disebut dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) dan saat ini sering disebut Praktik Kerja Industri (Prakerin) yang merupakan bagian dari PSG pada SMK (Sugihartono, 2009).

           Menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri menjadi pusat perhatian dunia pendidikan kejuruan. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan konsep “link and match” dalam penyelenggaraan pendidikan kejuruan. Pendidikan berbasis sistem ganda akan membawa konsekuensi dalam proses pelaksanaan pembelajaran yaitu di sekolah mendapatkan teori dan praktik dasar kejuruan sebagian proses pelaksanaan pembelajaran lainnya dilaksanakan di dunia usaha/Industri, yaitu keterampilan produktif yang diperoleh melalui prinsip learning by doing yang diperoleh dalam Prakerin. Praktik Kerja Industri merupakan suatu bentuk pendidikan yang melibatkan peserta didik langsung bekerja di Dunia Usaha/Dunia Industri.

       


 Praktik Kerja Industri bertujuan agar peserta didik memiliki kompetensi yang sesuai dengan harapan dan tuntutan Dunia Usaha/Dunia Industri, disamping juga agar diperoleh pengalaman kerja sebagai salah satu hal untuk meningkatkan keahlian profesioanal. Praktik Kerja Industri ini mulai  dipopulerkan pada tahun 1994 melalui kebijakan Pendidikan Sistem Ganda.
                Hal ini cukup beralasan mengingat Dunia Industri memerlukan tenaga kerja
yang berkualitas dan ahli di bidangnya untuk mengoperasikan peralatan teknologi yang canggih.

Praktik Kerja Industri yang disingkat dengan “Prakerin” adalah  bagian dari kompetensi pembelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik  pada sekolah kejuruan di Dunia Usaha/Dunia Industri. Prakerin merupakan  salah satu bentuk implementasi kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam konsep “link and match” melalui Pendidikan Sistem Ganda (PSG) antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Tujuan penyelenggaraan Praktik Kerja Industri adalah untuk meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik pengetahuan, keterampilan, maupun etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja, sehingga lulusan SMK siap masuk ke pasar kerja. Jenis keahlian dan jumlah lulusan yang dihasilkan oleh SMK belum semua sesuai dengan permintaan pasar kerja. Seperti data yang ditemukan oleh Samsudi
(2008) pakar pendidikan SMK dari Universitas Negeri Semarang, “idealnya secara nasional lulusan SMK yang bisa langsung memasuki dunia kerja sekitar 80-85%,sedang selama ini yang terserap baru 61%. Pada tahun 2006 lulusan SMK di Indonesia mencapai 628.285 orang, sedangkan proyeksi penyerapan tenaga kerja lulusan SMK tahun 2007 hanya 385.986 atau sekitar 61,43%”.

Belum sesuainya jenis keahlian lulusan dengan permintaan pasar kerja tersebut disebabkan masih ditemukannya berbagai kendala, salah satunya kendala yang dirasakan adalah ditemukannya berbagai masalah yang muncul dalam proses pembelajaran seperti kurangnya kompetensi yang dimiliki siswa, kurang mendukungnya sarana dan prasarana sekolah. Perbaikan yang terus menerus dalam proses pembelajaran harus terus diupayakan. Salah satu tahapan yang dilakukan agar terjadi peningkatan mutu








B.Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin)

Tujuan Praktek Kerja Industri
Secara umum Praktek Kerja Industri bertujuan untuk memberi gambaran kepada siswa/i pada saat bekerja, baik itu disuatu perusahaan ataupun disuatu lembaga instansi.
Sedangkan secara khususnya antara lain :
Dapat menambah dan mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada masing-masing siswa/i.
Melatih keterampilan yang dimiliki siswa/i sehingga dapat bekerja dengan baik.
Melahirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang baik serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Menambah kreatifitas siswa/i agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
Memberikan motivasi sehingga siswa/i bersemangat dalam meraih cita-cita mereka.
Melatih siswa/i agar dapat membuat suatu laporan yang terperinci dari apa saja yang mereka kerjakan selama Praktek Kerja Industri.

Manfaat Praktek Kerja Industri
Adanya manfaat Praktek Kerja Industri antara lain :
1. Menambah wawasan pada siswa/i.
2. Membina hubungan kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan perusahaan atau lembaga instansi lainnya.
3. Mendapatkan pengalaman untuk bekal  pada saat bekerja nantinya.
4. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara pihak sekolah dengan pihak perusahaan.


D.Tujuan Penulisan Laporan Prakerin

         Adapun Beberapa  tujuan dari penulisan laporan prakerin antara lain :

1.  Salah satu syarat untuk mengikuti ujian karya tulis.
2. Sebagai bukti tertulis bahwa siswa telah melaksanakan pakerin.
3. Untuk memantapakan siswa dalam pengembangan atau
     penerapan   pelajaran sekolah dari hasil prakerin.
4. Agar siswa mampu mengembangkan dasar-dasar teori yang  didapatkan dari sekolah yang berhubungan dengan hasil prakerin.
5.  Siswa dapat menuangkan pikiran ke dalam tulisan yang dapat diuji   
    keilmihannya.
6.Melatih dan mengingatkan keterampilan siswa dalam membuat karya tulis.



D.Batasan Masalah






E.Tempat Dan Waktu

           Pelaksanaan Pendidikan sistem ganda atau PSG yang Dilaksanakan SMK Kristen Palopo selama 4 bulan yaitu dari  tanggal 5 mei s/d 4 semptember 2014 dan tempat pelaksananya berada di wilayah kota palopo  yang meliputi kantor instansi pemerintah atau perusahaan dan industry  lainnya.

          Terkhusus untuk saya berada  dikantor BPJS Kesehatan Cabang Luwu yaitu sebuah kantor BUMN tentang Asuransi kesehatan,selama melaksanakan PSG di kantor Tersebut Harus disiplin Yaitu disiplin waktu dan kebersihan. Jadwal masuk kantor yaitu  hari senin sampai jumat ,jam 08:00 am s/d 17:00 pm.dan selama di lokasih PSG harus selalu mengikuti perintah/pekerjaan yang di berikan oleh pembimbing atau pegawai di kantor tersebut.Dikantor BPJS Kesehatan  Cabang Palopo saya di tempatkan di ruang Frontliner atau ruang administrasi kepesertaan BPJS,Di ruang ini tempat para peserta BPJS untuk melakukan pendaftaran dan bahakan percetakan kartu JKN dan lainnya yang menyagkut peserta BPJS.















BAB II
TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN

A.  Sejarah Umum Perusahaan

(Sejarah Perjalanan Jaminan Sosial di Indonesia)

Tidak Ada Orang Kaya Dalam Dunia Kesehatan
Perjalanan Panjang UU SJSN
Adanya pengeluaran yang tidak terduga apabila seseorang terkena penyakit, apalagi tergolong penyakit berat yang menuntut stabilisasi yang rutin seperti hemodialisa atau biaya operasi yang sangat tinggi. Hal ini berpengaruh pada penggunaan pendapatan seseorang dari pemenuhan kebutuhan hidup pada umumnya menjadi biaya perawatan dirumah sakit, obat-obatan, operasi, dan lain lain. Hal ini tentu menyebabkan kesukaran ekonomi bagi diri sendiri maupun keluarga. Sehingga munculah istilah “SADIKIN”, sakit sedikit jadi miskin. Dapat disimpulkan, bahwa kesehatan tidak bisa digantikan dengan uang, dan tidak ada orang kaya dalam menghadapi penyakit karena dalam sekejap kekayaan yang dimiliki seseorang dapat hilang untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
Begitu pula dengan resiko kecelakaan dan kematian. Suatu peristiwa yang tidak kita harapkan namun mungkin saja terjadi kapan saja dimana kecelakaan dapat menyebabkan merosotnya kesehatan, kecacatan, ataupun kematian karenanya kita kehilangan pendapatan, baik sementara maupun permanen.
Belum lagi menyiapkan diri pada saat jumlah penduduk lanjut usia dimasa datang semakin bertambah. Pada tahun Pada 2030, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia adalah 270 juta orang. 70 juta diantaranya diduga berumur lebih dari 60 tahun. Dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2030 terdapat 25%  penduduk Indonesia adalah lansia. Lansia ini sendiri rentan mengalami berbagai penyakit degenerative yang akhirnya dapat menurunkan produktivitas dan berbagai dampak lainnya. Apabila tidak aday ang menjamin hal ini maka suatu saat hal ini mungkin dapat menjadi masalah yang besar
Seperti menemukan air di gurun, ketika Presiden Megawati mensahkan UU No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 19 Oktober 2004, banyak pihak berharap tudingan Indonesia sebagai ”negara tanpa jaminan sosial” akan segera luntur dan menjawab permasalahan di atas.
Munculnya UU SJSN ini juga dipicu oleh UUD Tahun 1945 dan perubahannya Tahun 2002 dalam Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, Pasal 28H ayat (1), ayat (2) dan ayat (3), serta Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2) mengamanatkan untuk mengembangkan Sistem Jaminan Sosial Nasional. Hingga disahkan dan diundangkan UU SJSN telah melalui proses yang panjang, dari tahun 2000 hingga tanggal 19 Oktober 2004.
Diawali dengan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2000, dimana Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan tentang Pengembangan Konsep SJSN. Pernyataan Presiden tersebut direalisasikan melalui upaya penyusunan konsep tentang Undang-Undang Jaminan Sosial (UU JS) oleh Kantor Menko Kesra (Kep. Menko Kesra dan Taskin No. 25KEP/MENKO/KESRA/VIII/2000, tanggal 3 Agustus 2000, tentang Pembentukan Tim Penyempurnaan Sistem Jaminan Sosial Nasional).  Sejalan dengan pernyataan Presiden, DPA RI melalui Pertimbangan DPA RI No. 30/DPA/2000, tanggal 11 Oktober 2000, menyatakan perlu segera dibentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat sejahtera.
Dalam Laporan Pelaksanaan Putusan MPR RI oleh Lembaga Tinggi Negara pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2001 (Ketetapan MPR RI No. X/ MPR-RI Tahun 2001 butir 5.E.2) dihasilkan Putusan Pembahasan MPR RI yang menugaskan Presiden RI “Membentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional dalam rangka memberikan perlindungan sosial yang lebih menyeluruh dan terpadu”.

Pada tahun 2001, Wakil Presiden RI Megawati Soekarnoputri mengarahkan Sekretaris Wakil Presiden RI membentuk Kelompok Kerja Sistem Jaminan Sosial Nasional (Pokja SJSN)

B. Visi Dan Misi Perusahaan

Visi BPJS Kesehatan : 
CAKUPAN SEMESTA 2019
Paling lambat 1 Januari 2019, seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan nasional untuk memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yang handal, unggul dan terpercaya.

Misi BPJS Kesehatan : 

1.       Membangun kemitraan strategis dengan berbagai lembaga dan mendorong partisipasi masyarakat dalam perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
2.      Menjalankan dan memantapkan sistem jaminan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien dan bermutu kepada peserta melalui kemitraan yang optimal dengan fasilitas kesehatan.
3.      Mengoptimalkan pengelolaan dana program jaminan sosial dan dana BPJS Kesehatan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel untuk mendukung kesinambungan program.
4.      Membangun BPJS Kesehatan yang efektif berlandaskan prinsip-prinsip tata kelola organisasi yang baik dan meningkatkan kompetensi pegawai untuk mencapai kinerja unggul.
5.      Mengimplementasikan dan mengembangkan sistem perencanaan dan evaluasi, kajian, manajemen mutu dan manajemen risiko atas seluruh operasionalisasi BPJS Kesehatan.
6.      Mengembangkan dan memantapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung operasionalisasi BPJS Kesehatan.

C.Sturuktur Organisasi Perusahaan
\
BAB III
LAPORAN KEGIATAN

A.Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan Kegiatan penyusun Selama Melaksanakan Kegiatan  PSG atau PRAKERIN Di kantor  BPJS Kesehatan Cabang Palopo yaitu Di ruang Rapat Dan Ruang Frontliner/Ruang Administrasi Kepesertaan BPJS.
Berikut adalah  Kegiatan saya selama Di kantor BPJS Kesehatan Cabng palopo.
·         Mengupdate  faskes peserta BPJS Kesehatan
·         Mengupdate Data peserta BPJS Kesehatan
·         Merekap data administrasi Rekrutmen Reguler  dengan menggunakan aplikasi MS Excel
·         Mengatur  Barang /alat perkantoran Yang Masuk
·         Menginput Data Barang/alat perkantoran Yang masuk
·         Melayani Pendaftar peserta BPJS Kesehatan Mandiri Dengan Menggunakan aplikasi Administrasi Kepesertaan BPJS Kesehatan.
·         Mencetak Kartu Antrian BPJS Kesehatan
·         Mencetak Kartu JKN/BPJS Pegawai BU (Badan Usaha)
·         Memanggil dan Menerima telpon
·          Mengaktifkan Dan Menonaktifkan Kartu Peserta BPJS Kesehatan
·         Membuat Kartu sementara Peserta BPJS Kesehatan
·         Menghungkan Anggota Keluarga Peserta BPJS
·         MengRegistrasi Kartu BPJS Yang sudah Di catak
·         Mencetak Kartu JKN BPJS






B.Hasil Kegiatan

Yah hasil Kegitan Selama PSG/PRAKERIN  yaitu  sebuah Pengalaman yang tak akan Terlupakan di dalam hidup saya,Yaitu Pengalaman baru dalam dunia Kerja usaha dan Perkantoran.
PSG dikantor BUMN yaitu BPJS Kesehatan cabang  palopo  itu adalah bukan sebuah hal yang muda karena di kantor kita harus disiplin dan selama itu kita di tuntut untuk  selalu menuruti segala pekerjaan yang diberikan oleh pegawai atau pembimbing dikantor tersebut.
Selama 4 bulan melaksanakan Prakerin dikantor bpjs saya selalu bekerja menggunakan aplikasi online administrasi kepesertaan BPJS kesehatan di sini saya selalu.yah aplikasi ini adalah sebuah website dimana data base nya sudah terhubung dengan beberapa website kantor  pemerintahan lainya untuk memudahkan pemprosesan data pada peserta pendaftar bpjs seperti Website Dinas Kepundudukan dan Pencatatan sipil(DUKCAPIL)  dan Aplikasi Perbankan seperti BANK BNI,MANDIRI Dan BRI

         PSG Di bagian  Staf kepesertaan itu bukan hal yang muda karena disini kita harus penuh kesabaran untuk melayani para peserta bpjs kesehatan,terkadang saya kena marah oleh para peserta dan bahkan dari pegawai karena melakukan kesalahan  tapi dengan teguran itu saya merasa bahwa hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan dari saya akan berjuang akan memberikan yang terbaik kepada seluruh peserta BPJS kesehatan yang saya layani.



















BAB IV
PENUTUP

A.KESIMPULAN

             Setelah melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda di  Dikantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo dan membuat laporan ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

Ø Praktek kerja lapangan ini dapat memperluas dan menambah wawasan bagi siswa dalam pendidikan di dunia kerja.
Ø Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah suatu gambaran dalam    menjalani dunia kerja.
Ø Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah ketermpilan siswa dalam setiap praktek dan menerapkan teori-teori yang didapat langsung pada objeknya.
Ø Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ini, siswa atau siswi tidak lagi memerlukan waktu latihan lanjutan bila ingin memasuki dunia kerja.




B.SARAN

         Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk memberikan beberapa saran kepada pihak industri dan pihak sekolah yang sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guna kemajuan dimasa mendatang.

Ø  Saran-Saran Untuk Pihak Industri/Kantor
                  Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini akan lebih terarah apabila disusun
Suatu jadwal yang harus dikerjakan siswa/siswi selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan.
            Agar industri dapat menyediakan seorang instruktur khusus yang pada hari-hari tertentu dapat memberikan pelajaran teori yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilaksanakan siswa/siswi sehingga siswa/siswi dapat mengerti dan memahami pekerjaan yang dilaksanakan.
Ø  Saran-Saran Untuk Pihak Sekolah
Pihak sekolah agar dapat memantau kegiatan siswa yangsedang  melaksanakan PSG secara intensif sehingga segala kesulitan yang timbul dapat  dipecahkan bersama.

BAB V
 LAMPIRAN

A.Daftar Kegiatan PSG
No
Tanggal/Waktu
Tempat
Kegiatan
1.
Minggu ke I
05/05/2014-09/05/2014
Ruang Rapat kantor BPJS Cabang  Palopo
Ø Menginput Data Kepesertaan BPJS Cabang Palopo
Ø Mengupdate Data kepesertaan BPJS Cabang Palopo
2.
Minggu Ke II
12/05/2014-16/05/2014
Ruang Rapat kantor BPJS Cabang  Palopo
Ø Merekap data administrasi rekrytmen regular dengan menggunakan aplikasi MS Excel
Ø  Mengupdate Data kepesertaan BPJS Cabang Palopo
3.
Minggu Ke III
19/05/2014-23/05/2014
Ruang Rapat kantor BPJS Cabang  Palopo
Ø Menginput Data Kepesertaan BPJS Cabang Palopo
Ø Mengupdate Data kepesertaan BPJS Cabang Palopo
4.
Minggu Ke IV
26/05/2014-30/05/2014
Ruang Rapat kantor BPJS Cabang  Palopo
Ø Menginput Data Kepesertaan BPJS Cabang Palopo
Ø Mengupdate Data kepesertaan BPJS Cabang Palopo
5.
Minggu Ke I
02/06/2014-06/06/2014
Ruang umum
Ø  Mengatur Barang Barang yang masuk
Ø  Mengantarkan barang ke ruang pegawai
6.
Minggu Ke II
09/06/2014-13/06/2014
Ruang Frontliner atau ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Mencetak kartu peserta bpjs
Ø Melayani pendaftar BPJS Mandiri DenganAplikasi Kepesertaan BPJS
Ø Memvalidasi Data
7.
Minggu Ke III
16/06/2014-20/06/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Mencetak kartu peserta bpjs
Ø Melayani pendaftar BPJS Mandiri
Ø Memvalidasi Data

8.
Minggu Ke IV
23/06/2014-27/06/2014

Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Melayani pendaftar BPJS Mandiri DenganAplikasi Kepesertaan BPJS
Ø Mengupdate Faskes Tingkat Pertma pada kartu peserta BPJS
Ø Mencetak kartu BPJS kesehatan
9.
Minggu Ke V
30/06/2014-04/07/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Melayani pendaftar BPJS Mandiri DenganAplikasi Kepesertaan BPJS
Ø Mengupdate Faskes Tingkat Pertma pada kartu peserta BPJS
Ø Mencetak kartu BPJS kesehatan
Ø Memanggil Dan Menerima Telpon
10.
Minggu Ke I
07/07/2014-11/07/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Melayani pendaftar BPJS DenganAplikasi Administrasi Kepesertaan BPJS
Ø Mengupdate Faskes Tingkat Pertma pada kartu peserta BPJS
Ø Mencetak kartu BPJS kesehatan
Ø Memanggil Dan Menerima Telpon
11.
Minggu Ke II
14/07/2014-18/07/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Melayani pendaftar BPJS DenganAplikasi Administrasi Kepesertaan BPJS
Ø Mengupdate Faskes Tingkat Pertma pada kartu peserta BPJS
Ø Mencetak kartu BPJS kesehatan

12

Minggu Ke III
21/07/2014-25/07/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø Mengentri Data Peserta Baru BPJS Kesehatan
Ø Mengaktifkan Dan Menonaktifkan Kartu Peserta Askes/ BPJS
Ø Mengupdate Data  faskes Gigi pada peserta BPJS kesehatan
13
Minggu Ke IV
28/07/2014-01/08/2014


Libur idul fitri
--------------------------------
14
Minggu Ke I
04/08/2014-08/08/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø  Mencetak Kartu BPJS BU(Badan Usaha)
Ø  Melayani Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan
Ø Mengupdate/merubah Faskes pesrta BPJS Kesehatan
15
Minggu Ke II
11/08/2014-15/08/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø  Mencetak Kartu BPJS BU(Badan Usaha)
Ø  Melayani Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan
Ø Mengupdate/merubah Faskes pesrta BPJS Kesehatan
16
Minggu Ke III
18/08/2014-22/08/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø  Melayani Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan
Ø Mengupdate/merubah Faskes pesrta BPJS Kesehatan
Ø Mengganti kartu Peserta BPJS Yang Rusak
17
Minggu Ke IV
25/08/2014-29/08/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø  Melayani Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan
Ø Mengupdate/merubah Faskes pesrta BPJS Kesehatan
Ø  Mencetak kartu BPJS Jamkesmas  Yang Baru
18
Minggu Ke V
01/09/2014-05/09/2014
Ruang Frontliner atau Ruang kepesertaan BPJS kesehatan
Ø  Mencetak Kartu BPJS BU(Badan Usaha)
Ø  Melayani Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan
Ø  Mengupdate/merubah Faskes pesrta BPJS Kesehatan
B.Daftar Hadir































C.Lampiran Gambar

1.Aplikasi Administrasi Kepesertaan BPJS Kesehatan Yang saya gunakan Untuk Bekerja Di kantor  BPJS
















2.foto- foto saya Dikantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo

Lagi Di Ruang Frontliner Atau
Ruang Kepsertaan BPJS Kesehatan KC Palopo










         
Diruang Rapat BPJS Kesehatan      cabang Palopo           

Di Ruang frontliner BPJS KC Polopo





Melayani Peserta BPJS Kesehatan Yang Datang


















0 comments:

Post a Comment